Blog Yang Diizinkan dan Tidak Diizinkan di WordPress


Sebelum Anda membuat sebuah blog baru di  WordPress.Com atau pun bagi yang sudah membuat blog, ada baiknya Anda membaca dan sekaligus memahami point-point penting berikut ini.

1. TIPE BLOG YANG DIIZINKAN

Personal(Pribadi):

Pada tipe blog ini, segala sesuatu yang Anda tulis di blog bersifat pribadi. Artinya Anda dapat menulis sebuah tulisan dengan topik keluarga, musik favorit, perjalanan hidup, hobi, kegemaran, dan lain-lain. Business(Bisnis):Bagi Anda pebisnis profesional Anda boleh menulis pengalaman Anda dalam berusaha, tips-tips sukses Anda, dan lain sebagainya.

Schools(Sekolah):

Tipe blog ini seperti media pembelajaran online terbuka, berbagi wawasan dengan yang lainnya. Seperti halnya antara guru dan murid di sekolah.

Non-profit:

Blog ini seperti ajang meningkatkan kepedulian masyarakat untuk membantu mengumpulkan dana di Yayasan tertentu, dan program bakti sosial lainnya.

Politics(Politik):

Anggota parlemen, partai politik, instansi pemerintah, dan aktivis dapat saling berhubungan langsung dengan masyarakat luas untuk mendukung program Anda. Blog ini khusus membahas semua kegiatan yang bertemakan politik

Military(Militer):

Apabila Anda adalah anggota kesatuan militer Anda juga dapat menuliskan kegiatan sehari-hari yang Anda jalani sebagai seorang militer. Dan share kepada sanak keluarga, sahabat, maupun dengan yang lainnya.

Private:

Blog ini bersifat tertutup, dan hanya bisa diakses oleh kalangan tertentu. Misalnya: teman, keluarga, perusahaan, dan lain-lain.

Sports(Olahraga):

Ceritakanlah semua yang Anda ketahui mengenai olahraga, dan Anda juga dapat mengekspresikan kegemaran Anda pada beberapa bidang olahraga.

How-to, Tips and Reviews:

Tipe blog yang khusus membahas tips musik, games, buku, film, memasak, komputer, dan lain sebagainya.

2. TIPE BLOG YANG TIDAK DIIZINKAN

Scraper Blogs:

Blog yang sengaja mengambil konten dari blog lain dan mempublikasikannya kembali “TANPA IZIN”. Blog semacam ini akan langsung dimusnakan.

SEO Blogs:

Apabila Anda suka SEO, WordPress.com bukanlah tempatnya. Segala sesuatu yang berhubungan dengan pengoptimalan SEO, kontes SEO dan lainnya “DILARANG” di WordPress.com.

Affiliate Marketing Blogs:

Blog yang mengarah kepada program afiliasi seperti MLM, Amazon, dan lainnya, juga “DILARANG” di WordPress.com.

Warez Blogs:

Blog yang berisi penjiplakan(bajakan) hasil karya orang lain seperti, software, ebook, musik, film, game dan lainnya juga “DILARANG” dan akan ditendang dari WordPress.Com

Automated Blogs:

Blog yang dikelola oleh mesin dengan tujuan ingin mendapatkan konten-konten secara acak dan banyak dalam waktu yang singkat(dari hasil telusur mesin pencari) dan mempublikasikannya kembali juga “TIDAK DIIZINKAN”

Personal Attack Blogs:

Blog yang bermaksud untuk mengancam suatu individu atau pun kelompok individu tidak cocok berada di WordPress.Com. Blog semacam itu juga “TIDAK DIIZINKAN”. Serta WordPress tidak mentoleransi blogger anonim yang membuat serangan personal tanpa menyertakan tulisan mereka dengan nama asli mereka.

Fungsi AlexaRank dan PageRank


Pada kesempatan kali ini saya akan mencoba mengajak untuk mengenal dan membahas lebih jauh tentang fungsi dan kegunaan kedua hal tersebut bagi web/blog kita.

Bagi anda yang suka ngeblog, blogging, ataupun yang berurusan dengan blog dan web tentu sudah pada tahu tentang Alexa Rank dan Page Rank.
Ya.., dua hal tersebut adalah sebagian dari beberapa skala, peringkat ataupun nilai kemajuan dari web/blog kita.


AlexaRank

Alexa adalah satuan nilai peringkat yang menentukan peringkat web/blog kita dari web/blog lainnya.

Penilaian ini ditentukan berdasarkan jumlah pengunjung web/blog. Penilaian juga dimulai dari angka yang besar menuju angka yang kecil.
Jadi misalkan pada saat awal kita membuat web/blog, dimulai dari Alexa Rank 20.000.000, dan setelah mendapatkan trafik pengunjung, maka angkanya akan mengecil misalkan 1.000.000.
Jadi web/blog yang mempunyai Alexa Rank 100.000 lebih banyak mendapatkan pengunjung daripada blog yang mempunyai AlexaRank 200.000.

Fungsi Alexa Rank

Dalam kegunaanya peringkat Alexa ini berguna dalam kita menjalankan bisnis-bisnis, program yang ada.

Sepert program PPC ( Pay Per Click ), beberapa program memberikan bayaran yang lebih tinggi untuk web/blog yang Alexa Rank nya kecil.
Juga beberapa program review mensyaratkan peringkat Alexa ini.

PageRank

Pada Google Page Rank, skala penilaian dimulai dari angka 0 (nol) sampai angka 10.
Penilaian didasarkan dari linkback, posting dan beberapa hal lainnya.

Fungsi PageRank

Seperti juga Alexa, peringkat Google ini cukup mempengaruhi dalam menjalankan program bisnis internet yang ada.

Semakin baik peringkat kita, maka blog kita akan dinilai lebih..yang tentunya juga akan menambah income/pemasukan bagi blog kita. Beberapa program review juga mensyaratkan PageRank ini.

Cara Pasang Alexa Rank di WordPress


Bagi anda yang mempunyai Web/Blog yang kebetulan memakai WordPress dan ingin menambah widget yang memakai kode Java script ada trik khusus seperti yang dibahas pada postingan saya kali ini.
Widget yang saya maksud tadi salah satunya adalah Alexa Rank. Fungsi dari Alexa Rank sendiri adalah untuk mengetahui sejauh mana peringkat Web/Blog kita pada mesin pencari / search engine khususnya Google yang berdasarkan pengunjung pada web/blog kita.
Kita tahu bahwa program wordpress.com (atau wordpress gratisan) tidak bisa mengakses kode html yang berbentuk java script (contoh: … dst). Sementara untuk menampilkan widget rangking dari Alexa, yang diberikan adalah java script. Otomatis rangking web yang diberikan oleh Alexa di blog wordpress tidak bisa ditampilkan.
Namun ada cara mudah, agar kita bisa menampilkan Alexa rank di blog wordpress gratisan ini. Langkah-langkahnya adalah:
1. Kunjungi situs Alexa rank di http://www.alexa.com

2. Klik For Site Owners, kemudian klik Get Traffic Widgets

3. Pilih salah satu Widget. Jika yang diinginkan adalah Alexa Site Stats Button, masukkan situs blog wordpress Anda. misal: https://nurazizcomputer.wordpress.com, kemudian klik tombol Build Widget.

4. Pada gambar Site Info (gambar statistik rangking yang nantinya ingin kita tampilkan) yang diinginkan, blog gambar tersebut (klik kiri ditahan dan gerakkan mouse melewati gambar tersebut), kemudian tekan ctrl+c untuk meng-copy-nya.

5. Masuk (login) ke WordPress, buat tulisan baru. Pada tab Visual paste-kan (ctrl+v), sehingga didapatkan kode dan gambar tertentu. Kemudian klik tab HTML dan blok (sorot) hanya pada kode

<a href=”http://www.alexa.com/data/details/main?url=https://nurazizcomputer.wordpress.com”><img src="http://xsltcache.alexa.com/site_stats/gif/s/a/aHR0cDovL251cmF6aXpjb21wdXRlci53b3JkcHJlc3MuY29t/s.gif&quot; border="0" alt="Alexa Certified Traffic Ranking for https://nurazizcomputer.wordpress.com&quot; />

dan copy.

Catatan : tiap-tiap web/blog yang dimasukkan di Alexa mempunyai kode berbeda-beda.

6. Setelah itu, pilih Tampilan (Themes), kemudian pilih Widget, kemudian pilih Teks (Text) untuk di-drag di sisi kanan. Kemudian edit (klik segitiga di sebelah kanan widget Text), dan paste-kan hasil copy tadi. Simpan, dan keluar dari widget Text tersebut

7. Silahkan dicek dan lihat hasilnya.

Memberi Efek Stabilo pada Tulisan di WordPress


Pada posting kali ini membahas cara memberi efek stabilo pada tulisan, yaitu memblok tulisan tertentu dengan warna. Seperti halnya dengan cetak tebal, cetak miring dan garis bawah pada tulisan yang menunjukan tulisan tersebut penting. Efek stabilo memberi block dengan warna tertentu pada kalimat yang anda anggap penting dan anda juga bisa mengkombinasikan dengan cetak tebal, miring dan garis bawah.

Silahkan masuk ke admin WordPress anda dan buat posting baru ‘Post’ –> ‘Add New’. Silahkan tulis dahulu posting anda sampai selesai. Untuk memulai membuat efek stabilo, masukan kode dibawah diantara kalimat yang akan anda beri efek :

<span style="background-color:#FFC1E0;">kalimat anda...</span>

pada area penulisan dalam mode HTML.

Keterangan :

* Ganti yang dicetak tebal dengan kode warna sesuai keinginan anda.
* merah :#FFC1E0
* kuning :#FFFFB3
* hijau :#84FFA3
* biru :#8CE8FF
* ungu :#CFCFF5
* hijau tosca :#cdfff5
* hijau rumput :#c0cfb5
* biru tosca :#c1eeec

Cara Menyisipkan Gambar, Video, Audio, dan Media pada Artikel di WordPress


Pada artikel kali ini kita akan membahas bagaimana cara menyisipkan / menambah gambar, video, audio, dan media pada artikel kita.

Kita langsung saja, langkah-langkahnya sebagai berikut :

> Log In terlebih dahulu ke wp-admin

> Buka artikel yang ingin anda sisipkan gambar, video, audio, atau media. Caranya : Klik Posts, kemudian Edit, pilih Artikel yang ingin anda sisipkan gambar.

Jika tidak ada artikel yang ingin anda buka, sekarang kita coba buka lembar baru. Caranya : Klik Posts, pilih Add New.

> Untuk menyisipkan gambar, video, audio, atau media pada artikel yang kita buat, Caranya dengan memilih dan mengklik icon yang terletak dibagian bawah judul artikel, disamping tulisan Upload/Insert (lihat Gambar dibawah).

Sebagai contoh kita sekarang akan mencoba cara menyisipkan gambar di artikel, caranya sebagai berikut :

> Bawa kursor ke tempat dimana gambar akan disisipkan, pada artikel kita ;

> Kemudian klik icon untuk upload/insert gambar (lihat Gambar di atas) ;

> Jika kita memiliki gambar/ media yang disimpan di komputer kita, klik Browser, pilih folder tempat gambar tersebut disimpan, kemudian pilih file gambar yang akan disisipkan di artikel, lalu klik open, setelah itu klik tombol upload, setelah selesai upload klik show pada gambar yang kita pilih (maka akan tampil seperti dibawah ini) ;

> Disini kita dapat menambahkan judul (title), caption, dan deskripsi-nya, selain itu kita juga dapat mengatur letak gambar terhadap teks, serta ukuran gambarnya, setelah selesai kita klik Insert into Post ;

Catatan :
Untuk menyisipkan gambar dari URL, dapat dimasukkan alamat URL gambar di form yang telah disediakan, selain memasukkan URL gambar kita juga dapat memasukkan deskripsi dari gambar dan mengatur letak gambar terhadap teks.

> Sekarang gambar yang ingin kita sisipkan akan muncul di artikel. Jika kita suatu saat memerlukan kembali gambar yang sudah pernah kita upload, kita dapat memanggilnya di menu Media Library ;

> Selesai.

Melindungi Blog WordPress dari Hotlinking


Ini trik wordpress sederhana untuk anda yang memiliki hosting dengan quota bandwidth terbatas seperti saya, jika anda menggunakan hosting gretongan semisal 000webhost atau memiliki hosting dengan quota bandwidth melimpah, tips ini bukan untuk anda. HotLinking adalah pencurian bandwidth melalui penggunaan sebuah image/gambar untuk dipasang pada suatu halaman pada website lain, sehingga bandwidth dari blog asal akan tersedot bila image/gambar yg dipasang pada blog lain itu dibuka.

Memang hal ini tidak terlalu memakan banyak bandwith, tapi akan terasa apabila quota bandwidth kita kecil atau terbatas. Pada tulisan kali ini saya akan memberikan trik wordpress sederhana untuk menghindari pencurian bandwith melalui hotlinking ini. Yuk ah mulai..

Hal pertama yg harus dilakukan adalah mempersiapkan image yang akan anda lindungi dari hotlinking. misalnya anda buat sebuah image/gambar kecil yang berisi peringatan untuk tidak melakukan hotlinking. Lalu upload ke server blog wordpress anda.

Langkah berikutnya adalah edit file .htaccess, file ini biasanya terdapat pada folder /public_html pada hosting anda. Jangan lupa untuk selalu melakukan backup pada file .htaccess setiap melakukan editing. Lalu tambahkan baris-baris berikut ini

RewriteEngine On
#Ganti ?mysite\.com/ dengan url blog anda
RewriteCond %{HTTP_REFERER} !^http://(.+\.)?mysite\.com/ [NC]
RewriteCond %{HTTP_REFERER} !^$
#Ganti /images/nohotlink.jpg with dengan “don’t hotlink” image url anda
RewriteRule .*\.(jpe?g|gif|bmp|png)$ /images/nohotlink.jpg [L]

Jangan lupa save file untuk menyimpan perubahan, skrg anda aman dari pencurian bandwidth dengan menggunakan image hotlinking

Cara Mengganti Themes di WordPress


Ketersediaan themes untuk blog wordpress jauh lebih banyak dan beragam daripada blog berplatform lain seperti blogspot, begitu Juga kemungkinannya untuk di customize. Inilah salah satu hal yg membuat ngeblog dengan blog wordpress terasa lebih menyenangkan. Cara Mengganti themes di wordpress secara umum membutuhkan langkah2 yang sedikit lebih ribet dibanding pada blog berplatform lain. Walaupun lebih ribet tetapi masih sangat mudah dilakukan. Ada beberapa tahap yang harus dilakukan untuk mengganti themes di blog wordpress ini. Pertama, cari themes yg sesuai keinginan. Kedua, ekstrak dan upload files themes melalui file manager atau FTP client. Ketiga, aktifkan themes tersebut melalui dashboard wordpress. Yuk kita bahas satu per satu.

1. Download File Themes WordPress

Banyak situs yang menyediakan wordpress themes secara gratis. Cari yang sesuai keinginan anda kemudian simpan pada harddisk komputer anda. Anda bisa mencari WP themes di situs2 dibawah ini

* Official WordPress Theme page
* Codex WordPress Theme List
* WordPress Theme Viewer
* Free WordPress Themes
* How to Blog’s List of 615+ Themes
* Alex King’s WordPress Theme Competition
* WordPress Index and Theme Builder
* WordPress Theme Park
* WordPressTheme.com
* Kaushal Sheth’s WordPress Theme Viewer
* JohnTP’s WordPress Themes Collection
* WP Themes. Info
* Gallery for WordPress
* WordPress Powered Websites
* Skins/Themes for WordPress
* WordPress Themes by priss
* GFXedit.com Themes
* Free WordPress Themes on TemplateXtreme

Selain yang tersebut diatas, masih banyak situs lain yg menyediakan themes wordpress secara gratis. nada bisa bertanya pada om gugel

2. Ekstrak dan Upload file WP Themes

Setelah menemukan beberapa themes yang anda anggep cocok, uploadlah file2 tersebut ke hosting anda dengan menggunakan file manager pada cpanel atau dengan menggunakan FTP client semacam FileZilla. Cara untuk upload file menggunakan FileZilla dapat anda baca di tutorial wordpress sebelumnya disini. Karena hampir semua file tersebut didownload dalam bentuk file terkompresi .zip ato .rar, jangan lupa untuk mengekstraknya terlebih dahulu dengan software file ekstraktor semisal winzip ato winrar. Sehingga anda bisa mengupload themes tersebut dalam bentuk folder yg sudah tidak terkompresi.

3. Aktivasi dan Kelola Themes di Dashboard

Jika anda sudah berhasil meng-upload Themes2 tadi ke folder wp-themes pada hosting anda, yang perlu anda lakukan selanjutnya adalah mengaktifkan themes tersebut. Caranya, login ke Admin Dashboard blog wordpress anda dengan mengetik alamat url http://www.namablog.com/wp-admin.

Kemudian pada Dashboard, klik Design >> Themes. Anda akan melihat screenshot WP themes yg sudah berhasil anda upload tadi. Kemudian aktifkan dengan cara duble click screenshot yg anda pilih. Thats it, themes anda sudah berubah skrg

%d blogger menyukai ini: